Showing posts with label pu. Show all posts
Showing posts with label pu. Show all posts

Monday, 30 June 2014

Kementerian PU Akui Sulit Menormalisasi Kali Ciliwung


Kementerian PU Akui Sulit Menormalisasi Kali Ciliwung
Selasa, 14 Januari 2014 12:27 WIB


Tribun Jakarta/JEPRIMA

Seorang siswa sekolah dasar (SD) bermain banjir-banjiran setelah sekolahnya terendam banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung di jalan Abdullah Syafei Kali Ciliwung, Kampung Melayu, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Hujan yang mengguyur Jakarta dan Sekitarnya sejak kemarin mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan perkampungan terendam banjir. (Tribunnews/Jeprima)


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses pembebasan lahan, kerap menjadi kendala dalam pembangunan infrastruktur publik di berbagai daerah Indonesia.

Tak terkecuali saat proyek normalisasi Kali Ciliwung, DKI Jakarta, dicanangkan.

Untuk menyiasati situasi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah mengidentifikasi potensi normalisasi yang tidak memerlukan pembebasan lahan milik masyarakat.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWS Cilicis) T Iskandar mengungkapkan, membutuhkan 5 kilometer yang masuk lahan warga untuk menyelesaikan 19 km normalisasi Kali Ciliwung.

"Di antaranya ada sepanjang 2,5 km yang berlokasi di Condet (Jakarta Timur), tepatnya daerah Rindam Jaya. Kami sudah diijinkan untuk mulai bekerja. Persiapan juga sudah dilakukan, tapi lahannya sulit dibebaskan," kata Iskandar, saat rapat dengan Menteri PU Djoko Kirmanto, Selasa (14/1/2014).

Ia menjelaskan, normalisasi Ciliwung yang terbagi menjadi empat paket pekerjaan, membutuhkan pembebasan lahan seluas 65 hektare.

Paket pertama yaitu normalisasi mulai dari Jembatan Casablanka-Kampung Melayu, memerlukan pembebasan tanah 18 ha.

Sedangkan Paket 2 (Kampung Melayu-Jembatan Kalibata) dan Paket 3 (Jembatan Kalibata-Eretan Condet) membutuhkan masing-masing 16 ha serta Paket IV (Eretan Condet-TB. Simatupang) butuh 15 ha.

Normalisasi akan dirampungkan hingga 2016, dengan total dana penanganan senilai Rp1,18 triliun.

Setelah normalisasi, kapasitas alir Kali Ciliwung akan meningkat 570 meter kubik per detik dibanding kapasitas debit aliran saat ini yang hanya 180 meter kubik per detik

http://www.tribunnews.com/metropolitan/2014/01/14/kementerian-pu-akui-sulit-menormalisasi-kali-ciliwung

Kementerian PU akan Bangun dua Waduk Atasi Banjir Jakarta


Kementerian PU akan Bangun dua Waduk Atasi Banjir Jakarta
Senin, 20 Januari 2014 14:46 WIB


Warta Kota/Alex Suban

Wisatawan lokal melihat tinggi air di Bendung Katulampa, Bogor, Sabtu (18/1/2014) siang. Saat itu tinggi permukaan air di bendung ini berada di 100 sentimeter atau siaga III. Debit air berkurang dari malam sebelumnya yang mencapai 180 sentimeter atau siaga II.. (Warta Kota/alex suban)



TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Mohamad Hasan mengatakan, pihaknya akan membangun dua waduk di kawasan Jawa Barat dalam rangka serangkaian antisipasi banjir Jakarta.

"Untuk mempercepat upaya banjir yang sedang berjalan, kami akan bangun dua waduk baru di hulu Ciliwung, yaitu Sukamahi dan Ciawi," ujar Mohamad usai rapat di kantor Pemantauan Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2014).

Mohamad menjelaskan, pembangunan dua waduk di hulu Kali Ciliwungtersebut akan dilaksanakan pada awal Tahun 2015. Rencananya akan menggunakan anggaran dari APBN.

"Sejauh disetujui oleh DPRD DKI, akan ditanggung oleh Pemprov DKI," kata Mohamad.

Selain itu, Mohamad melanjutkan, pihaknya juga akan mengerjakan perbaikan di situ-situ yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Pihaknya juga akan menerbitkan Peraturan Menteri PU dengan memberikan kewenangan kepada Kabupaten/Kota.

"Berikutnya, kami akan membuat sodetan dengan membuat terowongan sepanjang 1,2 kilometer, dengan debit air 200 m3/detik," kata Mohamad.
http://www.tribunnews.com/metropolitan/2014/01/20/kementerian-pu-akan-bangun-dua-waduk-atasi-banjir-jakarta

KATEGORI