Showing posts with label ahok. Show all posts
Showing posts with label ahok. Show all posts

Friday, 16 May 2014

Ahok geram loper-pemulung jadi pegawai siluman Dinas Kebersihan


Ahok geram loper-pemulung jadi pegawai siluman Dinas Kebersihan

Reporter : Muhammad Sholeh | Jumat, 16 Mei 2014 16:06







Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Dinas Kebersihan DKI Jakarta diminta untuk menyusun dan mendata kembali petugas kebersihan selama dua pekan ini. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menegaskan, pekan depan data petugas kebersihan harus sudah berada di tangannya.

"Saya kasih waktu dua minggu. Sekarang sudah satu minggu berlalu. Enggak tahu deh minggu depan bisa apa enggak tuh datanya siap," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Jumat (16/5).

Menurut Ahok, ada 2 penyebab mengapa jumlah petugas kebersihan saat ini membludak. Pertama, kata Ahok, Dinas Kebersihan panik karena selama ini data yang digunakan adalah fiktif dan kemudian mencari nama-nama orang lain sehingga kelebihan jumlahnya mencapai 10.721 orang.

Kemudian sebab yang kedua, jelas Ahok, adanya tenaga honorer yang ingin diangkat menjadi PNS DKI meskipun hanya sebagai tukang sapu jalan.

"Saya sinyalir di Dinsih ada loper koran dan pemulung. Jadi namanya saja dimasukkan, terus dibilang kamu nggak usah kerja, tapi kami numpang nama kamu. Nanti kamu separuhnya dapat uangnya. Kamu mau dong, kamu enggak usah kerja, cuma numpang nama kami, kamu dapat setengah, seperempat atau 10% juga mau," jelas Ahok.

Oleh karena itu, orang nomor dua di Jakarta itu memerintahkan Bank DKI untuk tidak mencairkan dananya bila petugas yang namanya terdaftar tidak hadir.

"Nah ini kita lagi cek, orang-orang ini sudah berapa lama bekerja sebagai petugas kebersihan. Dia main titipin kan, ngambil gelondongan kan. Saya sudah bilang ke Bank DKI, tidak boleh ada yang dikuasakan ke siapapun ngambil uang, kecuali dia sakit, ya ke istrinya atau anaknya, kalau orang luar enggak boleh, tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok geram dengan kinerja Kepala Dinas Kebersihan Saptastri Ediningtyas dan jajarannya. Kemarahan Ahok muncul lantaran kepala dinas tersebut diduga memanipulasi jumlah pekerja dan memaksa swasta memecat pegawainya agar Dinas Kebersihan bisa memasukkan orang untuk menjadi pekerja baru.

"Kok tega orang kerja 20 tahun dipecat begitu saja, direkrut baru. Saya sudah marah ini kejam. Ini lebih gila lagi," kata Ahok di ruang rapat Balai Kota, Jakarta, Kamis (8/7).

Wednesday, 14 May 2014

Provokator! Arrahmah Pelintir Berita Pembongkaran Masjid Amir Hamzah

Provokator! Arrahmah Pelintir Berita Pembongkaran Masjid Amir Hamzah

Redaktur : Admin | Senin, 21 Oktober 2013 | 21:33




SUARA-MUSLIM.COM, ~ Di Timur Tengah dengan fitnah seperti ini, negara-negara seperti Afghanistan, Iraq, Libya, Suriah, dan sebagainya hancur karena perang saudara. Akankah di negara kita perang Saudara akan terjadi akibat ulah provokator? Bisa jadi!. Sebutlah media-media provokator itu seperti Arrahmah.com, Suara-Islam.com. Meskipun berlabelkan media Islam, namun tidak bisa lepas dari yang namanya provokasi dan hasutan karena seakan sudah menjadi "ciri khasnya".


Contoh terbaru adalah berita mengenai Pembongkaran Masjid Amir Hamzah di Komplek Taman Ismail Mazuki. Media-media provokator tersebut ramai-ramai menulis judul dan berita yang sangat provokatif dan entah apa tujuannya kalau bukan untuk memecah belah umat Islam.


Situs Arrahmah menulis judul: Lagi Jokowi Ahok bongkar masjid, kali ini masjid Amir Hamzah TIM, sedangkan situs "saudara sepemikirannya" yaitu Suara-Islam menulis judul: Kado Satu Tahun Jokowi Ahok, Masjid Bersejarah Dibongkar.


Arrahmah dalam tulisannya menyebutkan Okezone sebagai sumber sebagaimana dituliskannya sebagai berikut:
“Masjid tersebut ingin dibuat Gedung Fakultas Film IKJ dan taman,” kata seorang karyawan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang enggan disebutkan namanya kepada okzone di lokasi, Rabu (16/10/2013).


Namun disinilah kelicikan Situs Arrahmah dimana mereka tidak meng-copy paragraf-paragraf lainnya dari Okezone yang justru menjadi kunci dan maksud dari isi berita. Karena sebenarnya tujuan dari pembongkaran masjid tersebut adalah tak sekedar pembongkaran, namun masjid tersebut akan direnovasi untuk diperbesar.


Berikut berita lengkapnya dari Okezone:

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membenarkan adanya pembongkaran Masjid Amir Hamzah di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Pembongkaran ini dilakukan sejak Agustus 2013 lalu.

"Tapi seluruh proses sudah dikomunikasikan dan disetujui oleh stakeholder TIM terutama civitas akademi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sejak tahun lalu. Jadi tidak benar apabila pihak TIM dan IKJ merasa keberatan dengan pembongkaran tersebut," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Arie Budiman, melalui pesan singkat kepada Okezone, Rabu (16/10/2013).

Arie menuturkan, pembongkaran yang yang dilakukan terhadap Masjid Amir Hamzah tak sekedar pembongkaran, namun masjid tersebut akan direnovasi untuk diperbesar.

"Kegiatan dan fungsi masjid sudah dipindahkan sementara di salah satu Gedung IKJ. Keberadaan masjid ini akan menjadi bagian dari fasilitas ibadah komplek TIM. Jadi justru akan diperbesar dan dipercantik," jelas Arie.

Sebelumnya, masjid yang dibangun sejak zaman Gubernur DKI Ali Sadikin itu dikabarkan telah dibongkar lantaran akan dijadikan Fakultas Film IKJ dan taman.

"Iya kita sayangkan saja ko bisa dibongkar padahal masjid ini sudah lama berdiri dan dibangun sejak era Ali Sadikin," kata seorang karyawan IKJ yang enggan disebutkan namanya.


Itulah metode tambal sulam media fitnah murahan seperti Arrahmah yang kemudian diikuti oleh saudaranya, Suara-Islam.com.


Padahal memang ada proposal dari pengurus Masjid Amir Hamzah tahun 2011 untuk perbaikan masjid mereka mengingat kondisinya sudah memprihatinkan. Apa harus rubuh sendiri bangunannya saat para jamaah sedang sholat Jum’at?. Ini diskusi para pengurus Masjid Amir Hamzah tahun 2011 di mana mereka saat itu mengeluh bantuan Pemda tidak ada. Kalau 1-2 tahun masjid Amir Hamzah belum berdiri, baru boleh demo sepuas-puasnya.



Proposal Perbaikan/Renovasi Masjid Amir Hamzah – TIM
Mangesti Rahayu Esti
Message 1 of 1 , Jun 4, 2011
Assalamualaikum sahabat-sahabat Mimazah-IKJ

Dengan terkirimnya email ini saya hendak menyampaikan amanah dari bapak-bapak pengurus Masjid Amir Hamzah – TIM berkenaan dengan rencana perbaikan/renovasi masjid Amir Hamzah. Untuk perbaikan dibeberapa bagian masjid yang memprihatinkan keadaannya ternyata tidak ada bantuan dari pemerintah, sehingga dibutuhkan partisipasi dari teman-teman sekalian untuk turut membantu kelancaran rencana ini dalam bentuk apapun.

Proposal ini sudah disebarkan juga ke cafe-cafe tenda yang berada dikomplek TIM. Dan alangkah baiknya jika kita juga turut berpartisipasi dalam kelancaran rencana renovasi masjid ini karena bagaimanapun Masjid Amir Hamzah adalah markas kita belajar dan menjalin ukhuwah dalam keluarga besar Mimazah-IKJ.

Berikut terlampir isi dari proposal yang dibuat oleh Pengurus Masjid Amir Hamzah-TIM. Untuk Informasi lebih lanjut bisa hubungi ayah Panji tercinta (087877101027 – 081398894988)

Ditunggu partisipasi dari teman-teman, untuk perhatiannya saya ucapkan terimakasih. (^_^)

Wassalam
http://groups.yahoo.com/neo/groups/mimazah/conversations/topics/1122


Bahkan seorang aktivis LDK Masjid Amir Hamzah yang mana dia aktif disitu sejak tahun 2002, Angga Priatnaikutan berkomentar dan mengecam pemberitaan sampah situs Arrahmah dan Suara-Islam yang cenderung provokatif dan menghasut umat Islam sesama saudara.



Tolong hati-hati dalam membuat berita, saya Angga Priatna, aktivis LDK masjid Amir Hamzah-IKJ Cikini sedari tahun 2002 saya sudah disitu. dengan ini saya katakan BERITA MASJID AMIR HAMZAH DIBONGKAR KARENA JOKOWI ITU TIDAK BENAR!

Berdasarkan rapat dengan pihak yayasan DKJ dengan Aktivis LDK Amir Hamzah saat bulan Rhamadhan kemarin, Masjid Amir Hamzah akan dibangun ulang dan lebih besar di bagian Depan TIM (yang sekarang Cafe) yang pengerjaannya selesai pada tahun 2015-2016 dan terus kami awasi. Sementara ini masjid difungsikan di bagian bawah Teater.

Masjid ini terpaksa di gusur karena memang ruang wilayah TIM yang kecil, sedangkan pihak kampus berencana untuk memugar ulang seluruh kampus. Karena kedepannya IKJ akan menjadi Pusat Budaya Jakarta dengan cakupan mahasiswa lebih banyak dan tantangan lebih besar. Jadi bukan cuma masjid saja, tapi semua wilayah IKJ, dan masing2 pihak telah menyetujui ini.

Jika ada yang bilang Masjid ini cagar budaya, semua wilayah di TIM adalah bagian dari cagar budaya. Seandainya memang seperti yang anda katakan kamilah yang paling pertama menentang itu. sekali lagi, masalah dakwah, masalah ummat, tolong jangan dipolitisir


Banyak Muslim yang awam dan fanatik termakan fitnah tersebut. Padahal tidak benar. Kalau mau direnovasi, kenapa harus dibongkar, katanya. Lah masjid itu kan didirikan tahun 1970-an dengan campuran semen, pasir, dan bata. Dalam 40 tahun, campuran itu akan gembur dan lemah. Jika tidak dibongkar, lama kelamaan akan runtuh sendiri. Apa harus runtuh saat ribuan jema’ah sedang sholat Jum’at di situ?

Jangankan campuran semen pasir. Candi Prambanan yang terbuat dari batu solid saja akhirnya runtuh dan rompal sehingga harus disusun ulang dan diperbaiki. Apalagi yang cuma campuran semen pasir.

Pembongkaran gedung lama yang strukturnya sudah karatan, lemah, dan rapuh itu biasa dilakukan. Setelah hancur, baru dibangun gedung baru dengan struktur dan bahan-bahan baru yang lebih kuat. Kalau cuma didempul saja, mana kuat? Bisa rubuh nanti.


Hendaknya Tabayyun Dulu!
Hendaknya dalam membaca satu berita / fitnah harus hati-hati. Tabayyun dulu kepada pihak yang difitnah. Bukan cuma mendengar berita dari si pemfitnah. Sebab dosa karena kita bisa menzalimi orang yang tidak bersalah. Minimal tabayyunlah dengan pengurus Masjid TIM Amir Hamzah.

Di zaman Nabi, sekali ada orang fasiq yang berdusta atau menjadi saksi palsu, berita / kesaksian mereka tidak akan diterima lagi. Hendaknya kita menghindari berita dari orang2 yang banyak berdusta, fitnah, dan namimah (adu domba) sebab kita bisa ikut berdosa dan ke neraka bersama mereka.

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]

“Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak dapat masuk surga seorang yang gemar mengadu domba.” (Muttafaq ‘alaih)

Allah Ta’ala berfirman: “Jangan pula engkau mematuhi orang yang suka mencela, berjalan membuat adu domba.” (al-Qalam: 11)

“Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta” [QS Adz Dzaariyaat:10]

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” [Al Baqarah:10]

“Kecelakaan besarlah bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa” [Al Jaatsiyah:7]

Dusta adalah satu ciri orang Munafik:

Nabi Muhammad SAW: “Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. “(HR. Muslim)
Redaktur : Abu Umar/Suara-Muslim

http://www.suara-muslim.com/2013/10/provokator-arrahmah-pelintir-berita.html

Masjid Amir Hamzah TIM yang Baru Segera Dibangun


Masjid Amir Hamzah TIM yang Baru Segera Dibangun

Republika Online - Mon, 21 Oct 2013 18:03



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembongkaran Masjid Amir Hamzah yang terletak di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat sudah direncanakan sejak lama. Sekretaris Pengurus Masjid Amir Hamzah TIM, Arief Wibowo mengatakan pembongkaran dan pemindahan masjid yang baru ini akan berlangsung selama dua tahun ke depan.

"Menurut rencana kerja, pembangunan masjid yang baru akan berlangsung dua tahun sejak akhir tahun ini. Supaya jamaah tidak terlantar, masjid sementara kami pindahkan ke basement Teater Jakarta," kata Arief kepada Republika, Senin (21/10).

Pemindahan sementara aktivitas beribadah jamaah ke basement Teater Jakarta ini, kata Arief, sudah dikoordinasikan juga dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, sebelum pengelola melakukan pembongkaran lebih lanjut. Masjid Amir Hamzah yang baru akan dibangun di areal TIM. Posisinya tak jauh dari lokasi masjid yang lama.

Arief menambahkan, Masjid Amir Hamzah dibangun sejak pemerintaha mantan Gubernur Jakarta, Ali Sadikin. Sehingga, masjid ini memang sudah waktunya diperbaharui. Pengelola akan melakukan penataan lebih jauh, supaya pengunjung masjid bisa lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas ibadahnya.

http://www.loveindonesia.com/news/id/news/detail/286462/masjid-amir-hamzah-tim-yang-baru-segera-dibangun

Friday, 9 May 2014

Takut dibohongi, Ahok tak mau cari PNS yang pintar


Takut dibohongi, Ahok tak mau cari PNS yang pintar

Reporter : Saugy Riyandi | Jumat, 9 Mei 2014 19:14




Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku dirinya tidak membutuhkan pegawai-pegawai yang pintar lantaran selalu membuat ulah dengan menyalahgunakan wewenangnya. Selain itu, pegawai terlalu pintar bakal sering membohongi atasan dengan wewenang yang dimilikinya.

Ahok menegaskan banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terlalu pintar memainkan wewenang salah satunya di Dinas Kebersihan DKI Jakarta. Padahal, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah melakukan reformasi birokrasi untuk membereskan birokrasi yang ada di Pemprov DKI Jakarta.

"Aduh gue bilang, bisa TBC nih tapi ya susah gitu loh. Ganti kepalanya enggak cukup? Mesti potong semua," ujar Ahok di Balai Kota, Jumat (9/5).

Untuk itu, Ahok bakal menyiapkan tes ulang untuk para eselon III dan eselon IV di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Penerapan tes ulang tersebut akan dilakukan pada tahun depan. "Nah, kalau dapat semua enggak usah pinter-pinterlah. Justru terlalu pinter malah minterin kita. Pusing," kata Ahok.

Mantan bupati Belitung Timur ini menambahkan saat ini PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tidak ada yang merupakan kalangan miskin. Pasalnya, setiap PNS naik jabatan tanpa adanya tes langsung mendapatkan tunjangan tinggi.

"Memang itu yang SKPD kamu cari saja ada enggak sih PNS DKI yang punya jabatan tapi miskin? Ada anak yang magang di sini, bilang teman saya kuliah katanya ibunya baru naik pangkat di DKI. Baru naik pangkat langsung kostnya yang Rp 500.000 per bulan ganti jadi mahal, langsung punya mobil," ujarnya.

Begini nyamannya naik bus Scania Euro 6


Begini nyamannya naik bus Scania Euro 6

Reporter : Mustiana Lestari | Kamis, 8 Mei 2014 12:30





Bus Transjakarta Scania. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Bus gandeng Scania Euro 6 rencananya akan menjadi bus andalan untuk moda transportasi Transjakarta. Bus buatan Swedia ini diklaim mempunyai keunggulan di banyak sisi.

Di sela-sela peluncurannya di Bundaran HI pagi tadi, awak media dan beberapa karyawan dari United Tractor dipersilakan menjajal kehebatan dan kecanggihan bus ini. Semua langsung berebut naik ke dalam bus yang berwarna merah menyala tersebut.

Untuk perjalanan pertama, panitia demo Scania Euro 6 hanya membatasi untuk tamu VIP, di antaranya Direktur United Tractor Loudy I Ellias, Duta besar Swedia Ewa Polano dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

Saat masuk ke dalam bus, sebenarnya suasananya tidak jauh berbeda dengan bus gandeng Transjakarta sebelumnya. Tapi jika bus ini berjalan dan tersandung jalan tak rata, baru terasa berbeda.

"Beda, kayak naik sedan mewah kalau ada jalan enggak rata. Halus," terang Rochimat salah satu penumpang dalam demo ini, Jakarta, Kamis (8/5).

Begitu juga suara mesinnya. Tidak mengeluarkan bunyi mendesing seperti bus Transjakarta kebanyakan. Bahkan Ahok sendiri mengakui jika dirinya seperti naik mobil mewah.

"Kayak naik Land Cruiser," jelas Ahok senang.

Rasanya, harga per unit bus Rp 5,8 M memang sepadan dengan kualitas yang diberikan. Bus yang bisa menampung hingga lebih dari 140 orang ini, menyediakan standar Electronic Brake System dengan tingkat pengereman maksimal dengan jumlah kejut rem diatur oleh komputer.

United Tractor juga mengedepankan daya tahan tinggi dengan rangka alumunium antikorosi. Pihaknya menyadari sebagian besar bus Transjakarta tidak awet karena karatan. United menjamin bus ini mampu dioperasikan lebih dari 10 tahun.

Sunday, 4 May 2014

Ini Kata Ahok Soal Outsourcing

Jumat, 02/05/2014 14:57 WIB
Hari ke-563 Jokowi
Ini Kata Ahok Soal Outsourcing
Ropesta Sitorus - detikNews


(Foto: detikcom)Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) angkat bicara soal sistem alih daya atau outsourcing. Sistem yang banyak berlaku itu dinilainya muncul karena efek penawaran dan permintaan tenaga kerja yang tak seimbang. Tetapi menurut Ahok, sistem tersebut tak ada yang salah.

“Outsourcing juga enggak jelek, ini soal penawaran dan permintaan yang nggak seimbang. Anda kalau dijadikan pegawai tetap nuntutnya terlalu banyak, tapi perusahaan juga mau hidup, makanya dia (pengusaha) mau pakai outsourcing saja,” kata Ahok.

Hal ini disampaikannya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/5). Ahok mengibaratkan sistem kerja alihdaya sama dengan PNS.

“Waktu mau jadi PNS, semua tenaga honorer mohon-mohon (biar jadi PNS). Setelah dia dapat sertifikat, sembarangan,” imbuh mantan Bupati Belitung Timur itu.

Sebelumnya, dalam peringatan May Day, penghapusan sistem outsourcing masih jadi tuntutan utama ribuan buruh yang turun berunjuk rasa. Tetapi, sistem tersebut masih berlaku di sejumlah perusahaan bahkan di beberapa BUMN.

Sistem ini berlaku sesuai dengan Undang Undang nomor 13 tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan. Sesuai peraturan tersebut, ada lima jenis pekerjaan yang diperbolehkan menggunakan tenaga kerja dengan sistem kontrak alih daya yakni cleaning service, keamanan, transportasi, catering dan pemborongan pertanian.

Saturday, 26 April 2014

Ahok Setuju Jokowi tak Persoalkan Mark-up Anggaran Disdik


Ahok Setuju Jokowi tak Persoalkan Mark-up Anggaran Disdik
Surya Perkasa - 21 April 2014 18:23 wib

ANT/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendukung pernyataan Gubernur DKI Joko Widodo untuk tidak terlalu mempersoalkan penggelembungan (mark-up) anggaran sebesar Rp700 miliar di Dinas Pendidikan DKI. Pendapat yang mengatakan Pemprov DKI harus membawanya ke ranah hukum, tidak bisa dilakukan.

Wagub menyebutkan, mark-up dan duplikasi item anggaran tak bisa dibawa ke ranah hukum karena belum ada kerugian negara yang tercipta atau terindikasi praktik korupsi. Bahkan, jika dikatakan sebagai penyimpangan, Disdik DKI juga tak bisa disalahkan.

"Karena belum ada kerugian. Korupsi terjadi kan kalau ada kerugian. Kalau dugaan penyimpangan, tidak ada penyimpangan kok. Kan cuma menganggarkan, cuma menganggarkannya lebih," ujarnya di Balai kota Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014).

Pria yang akrab dipanggil Ahok itu menyebutkan, penggelembungan ini bisa diatasi dengan optimalisasi anggaran melalui e-budgeting. Anggaran yang dinilai tidak besar atau salah tempat bisa dikunci oleh Pemprov DKI.

"Jadi, jangan salahkan Pak Jokowi yang tidak mau bawa hal ini ke ranah hukum. Karena memang tidak ada yang salah," tambah Ahok.

Sebelumnya, hal senada diucapkan Jokowi, beberapa waktu lalu. "Kan sekarang bisa kita lock (kunci-red). Jadi itu (anggaran) belum digunakan, makanya tidak perlu dibawa ke ranah hukum," ujar Jokowi.

Apalagi, kata Gubernur, Disdik DKI telah mengembalikan Rp700 miliar ke kas daerah. Anggaran tersebut akan diajukan untuk kegiatan lain dalam APBD Perubahan.

(Jco)

Jokowi Anggap Wajar Adanya "Mark-Up" Dana

Jokowi Anggap Wajar Adanya "Mark-Up" Dana

Selasa, 22 April 2014 | 21:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membenarkan adanya anggaran yang tercatat dua kali di dalam APBD 2014 ini.

Jokowi pun menilai wajar jika ada anggaran yang "dobel" dan digelembungkan bisa lolos dari dinas dan DPRD DKI Jakarta. Sebab, ada 62.000 lebih mata anggaran yang tercantum di APBD 2014. Apalagi, verifikasi setiap mata anggaran dilakukan secara manual.

"Tidak mungkin dicek satu per satu. Tapi kalau ada yang seperti ini, ya berarti mau tidak mau harus detail dinasnya," lanjut Jokowi.

Kendati demikian, Jokowi menyatakan punya cara untuk mengatasi dobel mata anggaran tersebut. Pertama, ia telah menginstruksikan kepada seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengunci mata anggaran yang ditemukan dobel atau di-mark up.

Jokowi mengaku tidak mengetahui total jumlah mata anggaran yang bermasalah itu. "Nanti diganti di APBD Perubahan, akhir 2014 untuk sesuatu yang bermanfaat, riil, dan konkret," ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2014) petang.

Sebelumnya diberitakan, temuan penggelembungan anggaran atau anggaran ganda tidak hanya terjadi di Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum, tetapi juga di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya. Nilainya mencapai Rp 1,8 triliun dari total anggaran Rp 72 triliun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Endang Widjajanti mengatakan, biasanya duplikasi anggaran ini terjadi di unit kerja serumpun.

"Misalnya banyak program serupa dengan Dinas Pelayanan Pajak, Dinas Pekerjaan Umum dengan Dinas Perumahan Gedung Pemda DKI, Dinas Perhubungan, Dinas Tata Ruang dengan Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B)," kata Endang.


Penulis : Fabian Januarius Kuwado
Editor : Farid Assifa




Friday, 25 April 2014

Ahok Mau Beli Bus Scania untuk Transjakarta

RABU, 12 MARET 2014 | 05:44 WIB
Ahok Mau Beli Bus Scania untuk Transjakarta

TEMPO.CO , Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melontarkan wacana untuk membeli bus Scania untuk menambah armada bus Transjakarta. "Kalau yang lain nggak ada, kami beli Scania aja," kata Basuki, Selasa 11 Maret 2014.



Menurut Ahok--sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama--bus Scania sudah dipakai di Bogota, Kolombia, dan Singapura. Dia beralasan, bus ini bermesin kuat, berbodi aluminium, bisa tahan 30 tahun, dan berharga lebih murah. "Yang articulated Rp 5,5 miliar. Nggak ada karat."



Ahok menyatakan, Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan tidak akan lagi mengadakan bus lewat proses tender, melainkan membeli langsung melalui e-catalog. "Kami sudah putuskan bus-bus itu nggak mau tender. Siapapun produsen bus, termasuk yang lokal, silakan daftar ke LKPP L(embaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah), masukkan dalam e-catalog, lalu kami langsung beli," ujar Ahok.



Langkah ini menyusul setelah pengadaan bus Transjakarta ditemukan adanya kecacatan pada beberapa unit bus. Kini dokumen pengadaan bus itu masih dipelajari Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung. "Kejagung sudah panggilan, tapi baru penyidikan mengumpulkan data," klata dia.



ATMI PERTIWI

KATEGORI