Jokowi Gratiskan Sewa Rusun Selama 6 Bulan, Warga Ria Rio Gembira
Penulis :
Fabian Januarius Kuwado
Kamis, 29 Agustus 2013 | 17:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berdialog dengan warga Waduk Ria Rio di Rusun Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (29/8/2013). Jokowi memberikan penjelasan soal rusun itu kepada warga. | Fabian Januarius Kuwado
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko memberikan keringanan kepada warga Waduk Ria Rio yang direlokasi ke rumah susun Pinus Elok Cakung, Jakarta Timur. Untuk enam bulan ke pertama sejak menghuni rusun, warga dibebaskan dari biaya sewa.
"Nanti sewanya digratisin sampai enam bulan dulu," ujar Jokowi saat berdialog dengan warga di area rusun, Kamis (29/8/2013) siang.
Pernyataan Jokowi itu langsung disambut sorak-sorai warga. Ada yang mencium tangan Jokowi, ada yang loncat-loncat kegirangan, dan beragam reaksi kegembiraan lain dari warga. Dalam dialog itu, seorang warga menanyakan tentang uang sewa unit rusun. Ia menanyakan, apakah biaya sewa sebesar Rp 150.000 per bulan sudah termasuk dengan air dan listrik atau belum.
Menjawab hal itu, Jokowi mengaku belum tahu. Ia akan memanggil PT Pulomas Jaya, selaku anak perusahaan PT Jakarta Propertindo, pemilik lahan di Waduk Ria Rio terkait kejelasan hal itu. "Nanti saya ngobrol, biar habis itu kita bertemu lagi sudah bisa menjelaskan bayar-bayar," ujarnya.
Sebanyak 350 kepala keluarga yang sebelumnya bermukim di sekitar Waduk Ria Rio, Pedongkelan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, akan direlokasi ke rusun Pinus Elok. Relokasi warga dilakukan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata dan mengembalikan fungsi waduk tersebut. Relokasi itu akan dilakukan serentak pada September 2013. Di rusun tersebut, warga mendapatkan satu hunian tipe 30 serta sejumlah fasilitas yang diberikan secara cuma-cuma, antara lain televisi, tempat tidur, lemari, serta kulkas.