Redaktur : Admin | Senin, 21 Oktober 2013 | 21:33

SUARA-MUSLIM.COM, ~ Di Timur Tengah dengan fitnah seperti ini, negara-negara seperti Afghanistan, Iraq, Libya, Suriah, dan sebagainya hancur karena perang saudara. Akankah di negara kita perang Saudara akan terjadi akibat ulah provokator? Bisa jadi!. Sebutlah media-media provokator itu seperti Arrahmah.com, Suara-Islam.com. Meskipun berlabelkan media Islam, namun tidak bisa lepas dari yang namanya provokasi dan hasutan karena seakan sudah menjadi "ciri khasnya".
Contoh terbaru adalah berita mengenai Pembongkaran Masjid Amir Hamzah di Komplek Taman Ismail Mazuki. Media-media provokator tersebut ramai-ramai menulis judul dan berita yang sangat provokatif dan entah apa tujuannya kalau bukan untuk memecah belah umat Islam.
Situs Arrahmah menulis judul: Lagi Jokowi Ahok bongkar masjid, kali ini masjid Amir Hamzah TIM, sedangkan situs "saudara sepemikirannya" yaitu Suara-Islam menulis judul: Kado Satu Tahun Jokowi Ahok, Masjid Bersejarah Dibongkar.
Arrahmah dalam tulisannya menyebutkan Okezone sebagai sumber sebagaimana dituliskannya sebagai berikut:
“Masjid tersebut ingin dibuat Gedung Fakultas Film IKJ dan taman,” kata seorang karyawan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang enggan disebutkan namanya kepada okzone di lokasi, Rabu (16/10/2013).
Namun disinilah kelicikan Situs Arrahmah dimana mereka tidak meng-copy paragraf-paragraf lainnya dari Okezone yang justru menjadi kunci dan maksud dari isi berita. Karena sebenarnya tujuan dari pembongkaran masjid tersebut adalah tak sekedar pembongkaran, namun masjid tersebut akan direnovasi untuk diperbesar.
Berikut berita lengkapnya dari Okezone:
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membenarkan adanya pembongkaran Masjid Amir Hamzah di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Pembongkaran ini dilakukan sejak Agustus 2013 lalu.
"Tapi seluruh proses sudah dikomunikasikan dan disetujui oleh stakeholder TIM terutama civitas akademi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sejak tahun lalu. Jadi tidak benar apabila pihak TIM dan IKJ merasa keberatan dengan pembongkaran tersebut," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Arie Budiman, melalui pesan singkat kepada Okezone, Rabu (16/10/2013).
Arie menuturkan, pembongkaran yang yang dilakukan terhadap Masjid Amir Hamzah tak sekedar pembongkaran, namun masjid tersebut akan direnovasi untuk diperbesar.
"Kegiatan dan fungsi masjid sudah dipindahkan sementara di salah satu Gedung IKJ. Keberadaan masjid ini akan menjadi bagian dari fasilitas ibadah komplek TIM. Jadi justru akan diperbesar dan dipercantik," jelas Arie.
Sebelumnya, masjid yang dibangun sejak zaman Gubernur DKI Ali Sadikin itu dikabarkan telah dibongkar lantaran akan dijadikan Fakultas Film IKJ dan taman.
"Iya kita sayangkan saja ko bisa dibongkar padahal masjid ini sudah lama berdiri dan dibangun sejak era Ali Sadikin," kata seorang karyawan IKJ yang enggan disebutkan namanya.
Itulah metode tambal sulam media fitnah murahan seperti Arrahmah yang kemudian diikuti oleh saudaranya, Suara-Islam.com.
Padahal memang ada proposal dari pengurus Masjid Amir Hamzah tahun 2011 untuk perbaikan masjid mereka mengingat kondisinya sudah memprihatinkan. Apa harus rubuh sendiri bangunannya saat para jamaah sedang sholat Jum’at?. Ini diskusi para pengurus Masjid Amir Hamzah tahun 2011 di mana mereka saat itu mengeluh bantuan Pemda tidak ada. Kalau 1-2 tahun masjid Amir Hamzah belum berdiri, baru boleh demo sepuas-puasnya.
Proposal Perbaikan/Renovasi Masjid Amir Hamzah – TIM
Mangesti Rahayu Esti
Message 1 of 1 , Jun 4, 2011
Assalamualaikum sahabat-sahabat Mimazah-IKJ
Dengan terkirimnya email ini saya hendak menyampaikan amanah dari bapak-bapak pengurus Masjid Amir Hamzah – TIM berkenaan dengan rencana perbaikan/renovasi masjid Amir Hamzah. Untuk perbaikan dibeberapa bagian masjid yang memprihatinkan keadaannya ternyata tidak ada bantuan dari pemerintah, sehingga dibutuhkan partisipasi dari teman-teman sekalian untuk turut membantu kelancaran rencana ini dalam bentuk apapun.
Proposal ini sudah disebarkan juga ke cafe-cafe tenda yang berada dikomplek TIM. Dan alangkah baiknya jika kita juga turut berpartisipasi dalam kelancaran rencana renovasi masjid ini karena bagaimanapun Masjid Amir Hamzah adalah markas kita belajar dan menjalin ukhuwah dalam keluarga besar Mimazah-IKJ.
Berikut terlampir isi dari proposal yang dibuat oleh Pengurus Masjid Amir Hamzah-TIM. Untuk Informasi lebih lanjut bisa hubungi ayah Panji tercinta (087877101027 – 081398894988)
Ditunggu partisipasi dari teman-teman, untuk perhatiannya saya ucapkan terimakasih. (^_^)
Wassalam
http://groups.yahoo.com/neo/groups/mimazah/conversations/topics/1122
Bahkan seorang aktivis LDK Masjid Amir Hamzah yang mana dia aktif disitu sejak tahun 2002, Angga Priatnaikutan berkomentar dan mengecam pemberitaan sampah situs Arrahmah dan Suara-Islam yang cenderung provokatif dan menghasut umat Islam sesama saudara.
Tolong hati-hati dalam membuat berita, saya Angga Priatna, aktivis LDK masjid Amir Hamzah-IKJ Cikini sedari tahun 2002 saya sudah disitu. dengan ini saya katakan BERITA MASJID AMIR HAMZAH DIBONGKAR KARENA JOKOWI ITU TIDAK BENAR!
Berdasarkan rapat dengan pihak yayasan DKJ dengan Aktivis LDK Amir Hamzah saat bulan Rhamadhan kemarin, Masjid Amir Hamzah akan dibangun ulang dan lebih besar di bagian Depan TIM (yang sekarang Cafe) yang pengerjaannya selesai pada tahun 2015-2016 dan terus kami awasi. Sementara ini masjid difungsikan di bagian bawah Teater.
Masjid ini terpaksa di gusur karena memang ruang wilayah TIM yang kecil, sedangkan pihak kampus berencana untuk memugar ulang seluruh kampus. Karena kedepannya IKJ akan menjadi Pusat Budaya Jakarta dengan cakupan mahasiswa lebih banyak dan tantangan lebih besar. Jadi bukan cuma masjid saja, tapi semua wilayah IKJ, dan masing2 pihak telah menyetujui ini.
Jika ada yang bilang Masjid ini cagar budaya, semua wilayah di TIM adalah bagian dari cagar budaya. Seandainya memang seperti yang anda katakan kamilah yang paling pertama menentang itu. sekali lagi, masalah dakwah, masalah ummat, tolong jangan dipolitisir
Banyak Muslim yang awam dan fanatik termakan fitnah tersebut. Padahal tidak benar. Kalau mau direnovasi, kenapa harus dibongkar, katanya. Lah masjid itu kan didirikan tahun 1970-an dengan campuran semen, pasir, dan bata. Dalam 40 tahun, campuran itu akan gembur dan lemah. Jika tidak dibongkar, lama kelamaan akan runtuh sendiri. Apa harus runtuh saat ribuan jema’ah sedang sholat Jum’at di situ?
Jangankan campuran semen pasir. Candi Prambanan yang terbuat dari batu solid saja akhirnya runtuh dan rompal sehingga harus disusun ulang dan diperbaiki. Apalagi yang cuma campuran semen pasir.
Pembongkaran gedung lama yang strukturnya sudah karatan, lemah, dan rapuh itu biasa dilakukan. Setelah hancur, baru dibangun gedung baru dengan struktur dan bahan-bahan baru yang lebih kuat. Kalau cuma didempul saja, mana kuat? Bisa rubuh nanti.
Hendaknya Tabayyun Dulu!
Hendaknya dalam membaca satu berita / fitnah harus hati-hati. Tabayyun dulu kepada pihak yang difitnah. Bukan cuma mendengar berita dari si pemfitnah. Sebab dosa karena kita bisa menzalimi orang yang tidak bersalah. Minimal tabayyunlah dengan pengurus Masjid TIM Amir Hamzah.
Di zaman Nabi, sekali ada orang fasiq yang berdusta atau menjadi saksi palsu, berita / kesaksian mereka tidak akan diterima lagi. Hendaknya kita menghindari berita dari orang2 yang banyak berdusta, fitnah, dan namimah (adu domba) sebab kita bisa ikut berdosa dan ke neraka bersama mereka.
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]
“Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak dapat masuk surga seorang yang gemar mengadu domba.” (Muttafaq ‘alaih)
Allah Ta’ala berfirman: “Jangan pula engkau mematuhi orang yang suka mencela, berjalan membuat adu domba.” (al-Qalam: 11)
“Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta” [QS Adz Dzaariyaat:10]
“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” [Al Baqarah:10]
“Kecelakaan besarlah bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa” [Al Jaatsiyah:7]
Dusta adalah satu ciri orang Munafik:
Nabi Muhammad SAW: “Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. “(HR. Muslim)
Redaktur : Abu Umar/Suara-Muslim
http://www.suara-muslim.com/2013/10/provokator-arrahmah-pelintir-berita.html