May 16, 2014
Fenomena Jokowi berpeluang menjadi komoditas ekspor Indonesia terpenting, apabila capres dari PDI Perjuangan itu berhasil lolos menjadi penghuni Istana Merdeka seusai Pilpres Juli nanti. Fenomena Jokowi diperkirakan tidak hanya laku di Indonesia tetapi akan memiliki pasar di negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Ini dikatakan oleh Mong Palatino, politisi muda Filipina lewat sebuah tulisannya yang berjudul Tthe Effect in Southeast Asia, yang dilansir lewat Thediplomat.com,(16/5)
Menurut politisi yang selama dua periode pernah duduk sebagai anggota DPR Filipina mewakili kalangan pemuda, pemimpin populis seperti Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta yang dicalonkan PDIP sebagai presiden, memang bukan hal baru di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya sudah ada pemimpin yang berciri seperti mantan walikota Solo itu, diantaranya Benigno Aquino di Filipina dan Thaksin Shinawatra di Thailand.
Namun, menurut Mong Palatino, ada beberapa hal yang membuat Jokowi berbeda. Jokowi di mata dia, bangkit dari bawah, dari kalangan biasa. Dia tidak berasal dari keluarga berpengaruh atau dari dunia militer. Namun, berkat reformasi yang dilakukannya di sektor pelayanan publik, menurut Mong Palatino, Jokowi selalu memenangi Pemilu yang diikutinya sejak tahun 2005.
Tidak seperti Benigno Aquino yang berasal dari keluarga terpandang dan Thaksin yang memiliki kekayaan berlimpah, di mata Mong Palatino, Jokowi tidak mempunyai beban masa lalu untuk melakukan reformasi. Kredibilitasnya justru terbentuk karena sosok dirinya sebagai warga kebanyakan.
Itu sebabnya Palatino meyakini apabila Jokowi berhasil, fenomena Jokowi dapat direplikasi untuk diterapkan di negara-negara lain, dan akan membuat dia menjadi figur ideal untuk kebangkitan gerakan sipil di Asia Tenggara.
“Jika itu terjadi, fenomena Jokowi menjadi ekspor terpenting Indonesia untuk negara-negara tetangganya,” kata dia.
“Kemenangan Jokowi akan menjadi pendorong signifikan bagi demokrasi di Indonesia, memulihkan kepercayaan publik pada Pemerintah dan menginspirasi gelombang reformasi di kalangan elit politik. Namun nilai politiknya tidak terbatas hanya bagi Indonesia. Sebagai presiden Jokowi dapat mewujudkan kerinduan rakyat jelata di seluruh Asia Tenggara untuk representasi politik yang lebih besar.” (Jaringnews)
http://laskarjokowi.com/2014/05/16/politisi-filipina-berharap-model-kepemimpinan-jokowi-jadi-contoh-di-asia/